{"id":2716,"date":"2014-03-17T09:23:57","date_gmt":"2014-03-17T02:23:57","guid":{"rendered":"http:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/?p=2716"},"modified":"2014-03-17T09:23:57","modified_gmt":"2014-03-17T02:23:57","slug":"potensi-peternakan-di-kalteng-menggiurkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/?p=2716","title":{"rendered":"Potensi Peternakan di Kalteng Menggiurkan"},"content":{"rendered":"<div><strong>PALANGKA RAYA \u2013\u00a0<\/strong>Tak bisa dipungkiri ternyata usaha ternak di Kalteng masih menggiurkan, seperti yang dilakukan Kelompok Tani Ternak Karya Mupakat, di Desa Purwodadi, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) yang sukses mengembangkan pupuk hewan.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyikapi kondisi tersebut, Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng, H Kamarudin Hadi mengungkapkan, potensi pengembangan peternakan di Kalteng\u00a0 ini sangat menjanjikan. Salah satu yang dikembangkan kelompok tani tersebut adalah memanfaatkan kotoran hewan ternak yang mereka kembangkan, yang kemudian diolah menjadi pupuk, yang saat ini menjadi komoditi andalan daerah setempat.<\/div>\n<div>\u201cKalau kita melihat potensi ternak hewan di Kalteng sangat besar. Seperti kelompok tani di Maliku ini mengolah kotoran ternak menjadi pupuk yang kemas dan dipasarkan secara baik. Ini merupakan kesuksesan masyarakat setempat mengembangkan pupuk walaupun dengan sistem tradisional,\u201d kata Kamarudin, baru-baru ini.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kamarudin Hadi, yang akrab dipanggil H Tuat ini menambahkan, dengan melihat potensi yang dikembangkan masyarakat tersebut, ia berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah (Pemda) baik itu dari Pemprov Kalteng, maupun Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk mendukung usaha masyarakat tersebut.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sehingga komoditi tersebut nantinya dapat lebih berkembang, dan ia berharap apa yang telah dikembangkan masyarakat tersebut bisa diversifikasi kebidang usaha lainnya yang kemudian itu nantinya akan secara langsung menumbuhkan perkembangan perekonomian masyarakat setempat.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u201cKita mengharapkan ada perhatian dari pemerintah daerah karena komoditi tersebut memang pantas untuk diperhatikan. Inikan bisa diversifikasi ke bidang usaha lainnya nanti,\u201d katanya.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pentingnya peran pemerintah daerah dalam pengembangan usaha masyarakat tersebut, lanjut dia, agar bisa mengawal sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat setempat dengan mendatangkan ahlinya, sehingga hasil masyarakat dapat lebih maksimal dari yang dikembangkan sekarang ini.<\/div>\n<div>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u201cBukan menutup kemungkinan usaha masyarakat tersebut kedepannya bisa dikembangkan menjadi home industri masyarakat setempat. Kegiatan yang dilakukan masyarakat Maliku ini kata dia, bukan hanya dikembangkan di daerah Maliku saja, tetapi bisa di kembangkan di seluruh Kalteng,\u201d tukas politikus dari PPP ini.\u00a0<strong>(ala<\/strong><strong>\/abe<\/strong><strong>) <\/strong><\/div>\n<div><\/div>\n<div><strong><\/strong>Sumber :\u00a0http:\/\/kaltengpos.web.id\/berita\/detail\/4679\/potensi-peternakan-di-kalteng-menggiurkan.html<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA \u2013\u00a0Tak bisa dipungkiri ternyata usaha ternak di Kalteng masih menggiurkan, seperti yang dilakukan Kelompok Tani Ternak Karya Mupakat, di Desa Purwodadi, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) yang sukses mengembangkan pupuk hewan. \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menyikapi kondisi tersebut, Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng, H Kamarudin Hadi mengungkapkan, potensi pengembangan peternakan di Kalteng\u00a0 ini sangat menjanjikan. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":2717,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[55,6],"tags":[],"class_list":["post-2716","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bagianpembangunan","category-beritaumum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2716","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2716"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2716\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2718,"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2716\/revisions\/2718"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2717"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2716"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2716"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setda.baritoselatankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2716"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}